Bengkulu, 11 September 2025 — Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bengkulu menggelar pertemuan dengan manajemen Perumda Tirta Hidayah Kota Bengkulu, Kamis (11/9/2025), menyusul banyaknya laporan pelanggan terkait distribusi air bersih yang tidak lancar di sejumlah wilayah.

Pertemuan berlangsung di ruang rapat Perumda Tirta Hidayah dan dipimpin langsung oleh Direktur, Samsu Bahari, S.T., M.M. Dari Ombudsman hadir tiga asisten pemeriksa: Hendra Irawan, Ahmad Khamidi, dan Marisalylina.

Dalam pemaparannya, Kepala Bagian IPA Surabaya Perumda Tirta Hidayah, Syahdeli Irsan, menjelaskan bahwa gangguan distribusi dipicu oleh dua masalah utama. Pertama, terputusnya pipa berdiameter 300 mm akibat perbaikan jalan di Kelurahan Tanjung Agung, yang membuat aliran air harus berhenti sementara hingga 10 hari. Kedua, kerusakan pada intake air yang sempat memakan waktu lama untuk diperbaiki karena harus inden alat dari luar kota.

“Sekarang intake sudah diperbaiki, tapi kami tetap siaga karena masih ada potensi gangguan di jaringan lain,” jelas Syahdeli.

Sementara itu, Hendra Irawan dari Ombudsman menegaskan perlunya langkah cepat dari Perumda Tirta Hidayah dalam menanggapi laporan pelanggan. “Masyarakat perlu kepastian. Setiap laporan harus ada tindak lanjut yang jelas, dicatat, dan diinformasikan kembali kepada pelapor. Jangan sampai warga merasa diabaikan,” tegasnya.

Samsu Bahari, mengakui masih ada titik-titik layanan yang belum optimal, terutama di wilayah Kandang Limun. Ia menyebut ada tiga faktor penyebab, yakni kerusakan intake, seringnya pipa terputus karena proyek jalan. serta tingginya permintaan dropping air.

“Air sudah kami dropping secara rutin dan gratis dengan mobil tangki. Tapi kami tidak ingin terus bergantung pada dropping. Tim teknis akan memperbaiki jalur distribusi agar aliran lebih stabil,” ujarnya.

Perumda Tirta Hidayah akan segera menurunkan tim teknis untuk mengecek jalur pipa dan posisi rumah pelanggan terdampak. Ombudsman berjanji akan terus memantau pelaksanaan perbaikan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya.

“Kami apresiasi itikad baik Perumda. Sekarang tinggal bagaimana janji-janji ini segera diwujudkan di lapangan,” ujar perwakilan Ombudsman menutup pertemuan.

Kategori: Berita

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *